Menu
Turki

Hippodrome, Istanbul

Sultan Ahmet, Sultanahmet Meydanı No:2, 34122 Fatih, Istanbul, Turki.

Berdirilah di tengah Lapangan Sultanahmet hari ini, dan Anda sedang berdiri di tulang punggung Konstantinopel kuno. Hippodrome, Istanbul‘Arena pacuan kereta kuda legendaris ini, dulunya bergemuruh dengan deru 100.000 penonton. Selama hampir seribu tahun, tempat ini merupakan jantung sosial, politik, dan olahraga Kekaisaran Bizantium — tempat para kaisar naik tahta, kerusuhan meletus, dan nasib peradaban berubah di antara putaran pacuan.

Sejarah yang Tertulis dalam Debu dan Kemuliaan

Pembangunan Hippodrome dimulai sekitar tahun 203 M di bawah Kaisar Romawi Septimius Severus, tetapi Konstantinus Agung-lah yang memperluas dan memperindahnya pada abad ke-4 ketika ia menyatakan Konstantinopel sebagai ibu kota baru. Pada puncaknya, arena ini membentang sekitar 450 meter panjang dan 130 meter lebar, menyaingi Circus Maximus di Roma dalam skala dan kemegahannya. Balapan kereta kuda di sini jauh lebih dari sekadar hiburan. Faksi-faksi balap yang kuat di kota itu — faksi Biru dan faksi Hijau — memiliki pengaruh politik yang sangat besar. Pada tahun 532 M, ketegangan antara faksi-faksi ini memicu Kerusuhan Nika yang menghancurkan, yang hampir menggulingkan Kaisar Justinian I dan meninggalkan separuh kota dalam abu sebelum akhirnya ditumpas secara brutal.

Apa yang Bisa Dilihat di Sepanjang Jalur Pegunungan Kuno

Meskipun tempat duduk dan rel aslinya telah lama hilang di bawah tanah. Istanbul‘Di jalan-jalan modernnya, tiga monumen luar biasa masih menandai poros tengah Hippodrome. Obelisk Mesir, Patung tersebut, yang awalnya diukir sekitar tahun 1450 SM untuk Firaun Thutmose III, diangkut dari Luxor dan didirikan di sini pada tahun 390 M — permukaan granit merah mudanya masih tajam setelah 3.400 tahun. Di sampingnya melingkar Kolom Serpentin, Sebuah pilar perunggu yang dibuat pada tahun 479 SM dari senjata Persia yang dilebur setelah Pertempuran Plataea. Ini adalah salah satu artefak Yunani tertua yang masih ada di dunia. Lebih jauh di sana berdiri... Obelisk Bertembok, sebuah kolom batu kasar yang dulunya dilapisi lempengan perunggu berlapis emas yang dilucuti selama Perang Salib Keempat pada tahun 1204.

Air Mancur Jerman, yang dihadiahkan oleh Kaisar Wilhelm II pada tahun 1901, menjadi pusat perhatian di ujung utara dengan kubah neo-Bizantium yang berornamen dan mosaik emas — sebuah kontras yang mencolok dengan kolom-kolom kuno di dekatnya.

Tips Pengunjung untuk Hippodrome

Hippodrome adalah situs terbuka tanpa biaya masuk, sehingga sangat cocok untuk kunjungan pagi hari sebelum keramaian Sultanahmet tiba. Luangkan waktu 30 hingga 45 menit untuk berjalan menyusuri seluruh area dan mengamati setiap monumen. Lokasinya berada di antara... Masjid Biru Dan Hagia Sophia artinya Anda dapat dengan mudah mengintegrasikannya ke dalam kegiatan seharian menjelajahi semenanjung bersejarah Istanbul.

Hanya sedikit tempat yang memadatkan begitu banyak abad—Mesir, Yunani, Romawi, Bizantium, Ottoman, dan modern—ke dalam satu lapangan terbuka. Hippodrome, tempat berkumpul publik tertua di Istanbul, tidak hanya menampilkan sejarah. Ia menumpuknya, monumen demi monumen, era demi era, menantang Anda untuk berdiri diam dan merasakan beban semuanya di bawah kaki Anda.

Jelajahi Hippodrome dan landmark terbesar Istanbul dengan tur berpemandu seperti Tur Terbaik Istanbul Selama 4 Hari atau komprehensif 7 Hari Terbaik di Turki: Istanbul, Cappadocia & Ephesus. Siap untuk mulai merencanakan? Beri tahu kami tanggal perjalanan Anda. dan biarkan One Nation Travel merancang perjalanan yang sempurna.